JURNAL PRAKTIKUM PERCOBAAN 1
KIMIA ORGANIK II

DISUSUN OLEH:
ERMA JOHAR
(A1C118031)
DOSEN PENGAMPU:
Dr. Drs. SYAMSURIZAL., M. Si.
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2020
I.
Judul : Pembuatan Senyawa Organik Asam Pikrat
II. Hari, Tanggal : Rabu, 8 oktober 2020
III. Tujuan : Adapun tujuan dari praktiktuum ini adalah :
1. Dapat
mengetahui dan memahami salah satu reaksi subsitusi elektrofilik pada senyawa aromatik.
2. Dapat
mengetahui dan memahami sifat kearomatikan dari senyawa aromatik yang
tersubstitusi.
IV.
Landasan
Teori
Senyawa aromatik adalah senyawa hidrokarbon yang memiliki
sifat-sifat yang mirip dengan sifat-sifat kimia dari benzena. Senyawa
hidrokarbon aromatik bila mengalami reaksi maka reaksi yang akan dijalankan
cenderung merupakan reaksi substitusi elektrofilik. Benzena yang merupakan
salah satu senyawa aromatik yang memiliki rumus molekul C6H6 dapat mengalami
reaksi subtitusi antara lain reaksi nitrasi menghasilkan nitrobenzen reaksi
sulfonasi dan halogenasi yang masing-masing menghasilkan asam benzena sulfonat
dan seperti bromobenzena. Asam pikrat (2,4,6-trinitrofenol) adalah suatu
turunan dari fenol.Reaksi pembentukan asam pikrat dari fenol tidak dapat
diperoleh secara langsung dari asam nitrat dan fenol karena fenol terlalu
negatif atau sensitif terhadap reaksi oksidasi. untuk memperoleh hasil baik
maka dalam prosedur nya fenol harus terlebih dahulu di sulfonasi untuk
pembentukan 2,4 di sulfonat dan Kemudian ditambahkan asam nitrat untuk reaksi
campurannya. Gugus asam sulfat dapat melindungi fenol dari oksidasi asam nitrat
dan baru digunakan gugus gugus asam tersebut akan digantikan oleh gugus Nitro
hasil yang mungkin diperoleh melalui praktikum di laboratorium sekitar 65
sampai 70% senyawa-senyawa Berikut merupakan senyawa turunan benzena antara
lain toluena penol dan asam benzoat(Tim Kimia Organik II, 2020).
Asam pikrat adalah senyawa kimia yang bersifat eksplosif terbentuk
karena reaksi antara fenol dan asam nitrat hingga menghasilkan 2,4,6-trinitrofenol.
Asam pikrat adalah kristal kekuningan dalam suhu 20oCelcius
kelarutannya dalam air sedikit larut dalam 100 gram air melarutkan 1,1 gram tnf
dalam sedikit dihidrokopis. Asam pikrat juga larut dalam pelarut organik
terutama aseton 43 gram dalam 100 gram pada suhu 20oCelcius metanol
21 gram dalam 100 gram pada Suhu 25oCelcius sedikit larut dalam asam
asam seperti asam sulfat dan asam nitrat pada suhu kamar kelarutan meningkatkan
sering dengan temperatur .ketika dipanaskan diatas titik leleh 124, 5oCelcius
asam akan menyublim.asam pikrat lebih beracun daripada nitrolatky. aromatic .larutan
encer dalam asam pikrat 0,05% dapat digunakan untuk membunuh bakteri(Oxtoby,2001).
Asam pikrat titik didih 122oCelcius 2,4,6-trinitrofenol adalah turunan dari fenol. asam pikrat tidak dapat dihasilkan dengan baik dari reaksi dengan asam nitrat . proses pembuatan asam pikrat yang baik terdiri dari proses sulfonasi fenol terlebih dahulu sehingga terbentuk asam 2,4 di sulfonic dan kemudian menambahkan asam nitrat pekat ke dalam campuran reaksi.Grup asam sulfat tidak jenuh memiliki perlindungan terhadap oksidasi oleh asam nitrat . Hal ini dikarenakan reaksi sulfonasi bersifat reversible, grup asam perlahan diubah gugus oleh gugus nitro(Friesser,1964).
Senyawa fenolik merupakan senyawa yang banyak ditemukan pada
tumbuhan. senyawa ini telah diketahui strukturnya antara lain flavonoid fenol
monosiklik sederhana, fenil propanoid, polifenol dan kuinon fenolik.senyawa fenolik memiliki sifat farmakologi. radikal bebas adalah
senyawa kimia yang tidak stabil dan sangat reaktif yang dikarenakan mengandung
satu atau lebih Elektron tidak berpasangan pada orbital terluarnya senyawa ini
untuk mencapai stabil atau kestabilan maka bereaksi dengan molekul di
sekitarnya untuk memperoleh pasangan elektro. reaksi ini apakah berlangsung
secara terus-menerus dalam tubuh sehingga merusak sel yang menimbulkan berbagai
penyakit seperti kanker jantung katarak penuaan dini serta penyakit degeneratif
lainnya(Pamungkas , 2016).
Asilasi aromatik secara umum berlangsung dengan bantuan katalis
asam lewis. Dalam subtitusi elektrofilik yang telah ada dalam cincin
mengarahkan elektrofilik yang akan masuk pada posisi posisi tertentu dan juga
mempengaruhi laju reaksi subtitusi. ada dua subtituen duet atau dua jenis yang
pertama gugus aktivasi membentuk produk ertos dan para. kedua merupakan gugus
the active dan membentuk produk Meta orientasi laju substitusi elektrofilik
pada fenol dan mengarahkan pada posisi ortu dan para atau merupakan gugus pengaktivasi
cincin. reaksi katalis asam dari suatu anhidrida dengan alkohol suatu fenomena
akan menghasilkan Ester(Retnoningrum,2014)
V.
ALAT
DAN BAHAN
a)
Alat
§ Labu dasar datar
1 L
§ Corong Buchner
§ Corong Q 7 cm
§ Balok kayu 10 x
10 x 3 cm2
§ Gelas piala 200
ml
§ Penangas air
b)
Bahan
§ 8 gr Fenol
§ 10 ml Asam
Sulfat Pekat
§ 30 ml Asam
Nitrat Pekat
§ Air
VI. PROSEDUR KERJA
1. Masukkan 8 gr
Fenol ke dalam labu dasar datar berukuran 1 L
2. Tambahkan 10 ml
Asam sulfat pekat, lalu dikocok hingga timbul panas
3. Panaskan labu
tersebut diatas penangas air selama 30 menit, kemudian labu didinginkan dalam
air es
4. Letakkan labu
datar tersebut diatas balok kayu berukuran 10x10x3 cm kuadrat dalam lemari asam
5. Kemudian
tambahkan 30 ml asam nitrat pekat lalu kocok untuk beberapa menit
6. Campuran tadi di
diamkan dan jangan diganggu, biasanya akan terjadi reaksi dan uap coklat akan
keluar dari dalam labu
7. Panaskan
campuran dalam labu diatas penangas air selama 4,5 jam sambil dikocok
8. Jika pemanasan
telah sempurna tambahkan 100 ml air dan dinginkan labu dalam air es
9. Saring kristal
yang terbentuk dengan corong Buchner kemudian cuci dengan air untuk
menghilangkan asam-asam anorganik
10. Kristalkan
kembali asam pikrat yang terbentuk dalam 90 ml campuran etanol dan air dengan
perbandingan ( 1 : 2 ) lalu di uapkan
11. Terakhir
didinginkan untuk mendapatkan kristal asam pikrat yang berwarna.
Berikut
merupakan video tentang Pembuatan Asam Pikrat:
PERMASALAHAN:
1. Mengapa asam pikrat tidak dapat dihasilkan
dengan baik dari reaksi dengan asam nitrat?
2. asam pikrat lebih
sensitive dan berbahaya. bagaimana cara aman agar terhindar dari senyawa
tersebut?
3. senyawa fenolik memiliki sifat farmakologi. Apa
yang dimaksud dengan farmakologi?
Perkenalkan nama saya Sandi dengan nim A1C118041. Disini saya ingin menjawab permasalahan erma nomor 1.Mengapa asam pikrat tidak dapat dihasilkan dengan baik dari reaksi dengan asam nitrat.Menurut saya dari soal erma agak keliru dimana dari yang saya ketahui,asam nitrat yang digunakan pada saat pereaksian demi mendapatkan asam pikrat yang baik menurut saya sudah menghasilkan asam pikrat yang baik.. Dimana hasil akhir dari proses penyaringan pada pemurnian asam pikrat dengan asam nitrat ialah hasil yang pure yakni didapatkan hasil asam pikrat bewarna kuning.. Terimakasih 🙏🙏
BalasHapusBaiklah saya Nur Khalishah (052) akan menjawab pertanyaan erma johar no 3:
BalasHapusYg mana Farmakologi adalah ilmu yang mempelajari obat-obatan dan pengaruhnya pada makhluk hidup.
Desti Ramadhani (010) akan mencoba menjawab permasalahan nomor 2 seperti yang kita ketahui Asam pikrat kering relatif sensitif terhadap guncangan dan gesekan , sehingga laboratorium yang menggunakannya kita bisa menyimpannya dalam botol di bawah lapisan air , Dibutuhkan gelas atau botol plastik, karena asam pikrat dapat dengan mudah membentuk garam pikrat logam yang bahkan lebih sensitif dan berbahaya daripada asam itu sendiri.
BalasHapus