Langsung ke konten utama

 

JURNAL PRAKTIKUM PERCOBAAN 11

KIMIA ORGANIK II

 

   

 


 

 

 

DISUSUN OLEH:

 

ERMA JOHAR

 

(A1C118031)

 

 

 

DOSEN PENGAMPU:

 

Dr. Drs. SYAMSURIZAL., M. Si.

 

 

 

 

 

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2020

I.Judul                         : Uji karbohidrat

II.Hari/tanggal                        : Rabu, 9 desember 2020

III. Tujuan                   : Adapun tujuan dari praktikum kali ini adalah sebagai berikut:

 

IV.Landasan teori

 

Karbohidrat definisikanSecara umum sebagai senyawa rumus molekul Cn(H2O)n.  karbohidrat adalah turunan aldehid atau keton dari alkohol polihidroksi atau senyawa turunan sebagai hasil hidrolisis senyawa kompleks. karbohidrat yang dihasilkan merupakan Undangan makanan yang disimpan di dalam akar, batang, dan biji sebagai Pati. karbohidrat dalam tubuh manusia dan hewan dibentuk dari beberapa asam amino, gliserol lemak,  dan dan sebagian besar diperoleh dari makanan yang berasal dari tumbuhan tumbuhan. karbohidrat terdiri dari tiga kelompok yaitu monosakarida, oligosakarida, dan polisakarida. monosakarida merupakan karbohidrat yang paling sederhana. oligosakarida merupakan senyawa yang dihidrolisis menghasilkan 2 sampai 6 gula monosakarida sedangkan polisakarida merupakan monomer monomer yang berasal dari monosakarida. contoh umum dari ketiga kelompok karbohidrat tersebut adalah glukosa, sukrosa, dan amilosa. karbohidrat pada hakikatnya nya adalah polialkohol,membentuk ikatan hidrogen  dengan air.  beberapa karbohidrat yang umum yaitu:

gmbr

sifat kimia karbohidrat berhubungan dengan gugus fungsi yang terdapat pada molekul yaitu gugus OH,  gugus aldehid, gugus keton (Tim kimia organik II,2020)

 

Karbohidrat merupakan senyawa aldehid dan keton beserta turunannya yang mengikat banyak gugus hidroksil atau dengan kata lain karbohidrat adalah senyawa polihidroksi dari aldehid atau keton. banyak karbohidrat yang merupakan polimer yang tersusun dari molekul gula yang terangkai menjadi  rantai panjang serta cabang-cabang. karbohidrat merupakan bahan makanan penting dari sumber energi yang terdapat dalam tubuh  tumbuhan dan hewan.  selain sumber energi, karbohidrat juga berfungsi untuk menjaga  metabolisme dan pembentuk struktur sel. penyusun utama karbohidrat adalah C,H dan O.  perbandingan jumlah atom H dan O 1:2 (endahwati,2010)

 

Karbohidrat adalah senyawa kimia yang terjadi di menjadi sumber utama 80% dari tubuh manusia. senyawa kimia Zat gizi ini terdiri dari karbon, hydrogen, dan oksigen. orang dewasa dengan aktivitas  sedang setiap hari memerlukan karbohidrat sebesar  ar8-12 gr/Kg berat badan.  konsumsi karbohidrat sebaiknya 70% adalah gula kompleks yang bersumber dari serat( mujiono,2010)

 

Karbohidrat merupakan salah satu zat gizi yang diperlukan oleh tubuh yang berfungsi untuk menghasilkan energi bagi tubuh manusia. karbohidrat sebagai zat gizi merupakan nama-nama kelompok zat organik yang mempunyai struktur molekul yang berbeda.  karbohidrat  yang penting dalam ilmu gizi dibagi menjadi dua golongan yaitu karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks. karbohidrat sederhana terdiri atas monosakarida yang merupakan molekul dasar dari karbohidrat.  polisakarida yang dinamakan polisakarida non Pati (nurhamidah,2014).

 

Karbohidrat adalah komponen bahan pangan yang tersusun tiga unsur utama yaitu karbon, hidrogen, dan oksigen. susunan atom-atom tersebut dan ikatannya membedakan karbohidrat satu dengan yang lainnya sehingga ada karbohidrat satu dengan yang lainnya sehingga ada karbohidrat yang masuk ke kelompok struktur sederhana seperti monosakarida dan disakarida dan dengan struktur kompleks atau polisakarida seperti Pati glikogen selulosa dan hemiselulosa( Aprilia,2015) 

 

V. Alat dan Bahan

 

Alat:

Tabung reaksi

Pipet tetes

Pipet volume

Bulb (filter)

Kompor listrik

Lampu alkohol atau spiritus

Pengaduk kaca

Martar atau lumpang

Stopwatch

Gelas kimia 100 dan 200 ml

Gelas dan termometer

 

Bahan:

Glukosa

Sukrosa

Selulosa atau Pati

Asam sulfat pekat 

Asam klorida

Natrium hidroksida (NaOH)

Pereaksi molisch

Pereaksi Benedict

Larutan iod

Pereaksi tollens

Pereaksi fehling

Pereaksi basa kuat

Pereaksi iod dan aquades

VI. Prosedur Kerja

 

6.1    Uji Molisch

Diisi masing-masing tabung reaksi dengan 5 ml larutan gula (glukosa, sukrosa, zat Pati/selulosa dalam air)

Ditambahkan 1 tetes pereaksi molisch dan dikocok perlahan

Dimiringkan tabung lalu ditambahkan ke dalam 5 mili asam sulfat pekat dengan hati-hati melalui dinding tabung

Diperhatikan warna lingkaran yang terbentuk pada batas pertemuan dari dua lapisan cairan dalam tabung

Dikocok dan diencerkan dengan 5 ml air akan terbentuk warna ungu tua

6.2    Reaksi glukosa

 

    A. Pereaksi fehling

Dimasukkan 2 ml larutan fehling a dan 2 ml larutan fehling B di dalam tabung reaksi

Ditambahkan beberapa tetes larutan glukosa lalu dikocok perlahan lahan

dimasukkan tabung tersebut ke dalam penangas air lalu diamati dan dicatat perubahan yang terjadi dan ditulis reaksinya

    B. Pereaksi Benedict

Dimasukkan 2 mili pereaksi Benedict ke dalam tabung reaksi

Ditambahkan beberapa tetes glukosa dan diaduk perlahan

Dimasukkan tabung ke dalam penangas air lalu diamati dicatat perubahan yang terjadi dan ditulis reaksinya

    C. Pereaksi tollens

Masukan 2 mili pereaksi tollens dan beberapa tetes larutan glukosa ke dalam tabung reaksi

Dikocok perlahan dan dipanaskan lalu ditulis reaksinya

    D. Uji Iod

Dimasukkan masing-masing sampai glukosa, sukrosa, selulosa sebanyak 5 ml

Ditambahkan larutan iod sebanyak 5 tetes dan diamati perubahan warna pada larutan

    E. Dengan basa kuat

Dimasukkan 2 ml larutan glukosa 10% dan 0,5 ml NaOH 25% diaduk perlahan

Dipanaskan dalam air mendidih selama 5 menit dan diperhatikan rupa dan bahu dari zat yang terbentuk dan ditulis reaksinya

    F. Reaksi Sukrosa

Dilarutkan 1,5 gram sukrosa dalam 200 ml air ke dalam tabung reaksi

dilakukan seperti percobaan B nomor 1 2 3 dan 4 dengan menggunakan sukrosa sebagai pengganti glukosa

    G. Reaksi Laktosa

Dilarutkan 1,5 gram laktosa dalam 200 ml air. 

Dilakukan seperti percobaan b 1 2 3 dan 4 dengan menggunakan laktosa sebagai pengganti glukosa

6.3    Reaksi Pati

Digerus menggunakan lumping sebanyak 0,5 gram Pati dengan sedikit air hingga terbentuk pasta dan dipindahkan ke gelas piala

Ditambahkan air dan dilakukan dekantasi sebanyak 3 kali dengan air sampai cairan di atas endapan menjadi bening dan dikocok perlahan

Dilakukan percobaan terhadap peti tersebut dengan menggunakan pereaksi fehling, basa kuat dan iod

Digunakan 2 ml larutan suspensi zat Pati tadi untuk setiap percobaan

Diamati dan dicatat setiap perubahan yang terjadi pada reaksi yang digunakan

6.4    Reaksi Pati yang dihidrolisis

Dimasukkan 10 mili larutan Pati sisa percobaan 6.3 pada tabung reaksi dan ditambahkan 1 ml HCl pekat

Dipanaskan perlahan dengan api kecil lalu diteteskan sedikit cairan pada larutan iodium

Dipanaskan sampai larutan mendidih sambil setiap menit dilakukan uji warna

Dilakukan uji ini 5 sampai 6 kali sampai tidak terjadi perubahan warna larutan dan diamati

Dinetralkan oleh larutan dan dilakukan uji menggunakan pereaksi fehling

 

 

Permasalahan:

1. Kelebihan karbohidrat khususnya gula sederhana dapat memicu..

2. Apa yang dapat membuat karbohidrat pada beberapa orang tidak bekerja ditubuh?

3.Apakah dapat kita gunakan betadine dalam melakukan uji iodium ?

 

Komentar

  1. Baiklah saya Nurhalimah (024) akan mencoba menjawab permasalahan no 3 yaitu apakah dapat kita gunakan betadine dalam melakukan uji iodium. Jadi menurut saya bisa karena betadin ini merupakan alternative jika tidak ada larutan iod dimana pada betadin itu terdapat iodium didalamnya dimana sekitar 10% povidone iodine. Sehingga kita bisa menggunakan betadin ini untuk pengujian. Terima kasih

    BalasHapus
  2. Baiklah saya mencoba menjawab nomor 1.menurut saya dapat memicu terjadinya diabetes.terimakasih

    BalasHapus
  3. saya nabilah zahrah (026) akan mencoba menjawab permasalahan erma No. 2. mungkin dikarenakan beberapa faktor saah satunya faktor penyakit. tetapi jarang terjadi karena karbohidrat adalah senyawa kimia yang terjadi di menjadi sumber utama 80% dari tubuh manusia. dan juga salah satu zat gizi yang diperlukan oleh tubuh yang berfungsi untuk menghasilkan energi bagi tubuh manusia. terima kasih.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

  LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II PERCOBAAN 11 Uji Karbohidrat       Dosen pengampu : Dr. Drs. SYAMSURIZAL , M.Si   Disusun Oleh: ERMA JOHAR   A1C118031   PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JAMBI 2020         VII.DATA PENGAMATAN   Uji Mollish   NO PERLAKUAN TUJUAN HASIL 1. Dimasukkan 2 ml masing-masing sampel kedalam tabung reaksi dan ditambahkan H2SO4 melalui bibir tabung sampai terbentuk cincin ungu pada tabung reaksi Tabung 1 : Laktosa Tabung 2 : Sorbitol Tabung 3 : Sukrosa Tabung 4 : Kanji Untuk mengetahui apakah terdapat kandungan karbohidrat dari masing-masing sampel yang ditandai timbulnya warna ungu (cincin ungu) pada tabung reaksi Tabung 1 : terdapat cincin ungu di dalam tabung reaksi Tabung 2 : ...
  LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II PERCOBAAN 5 PEMBUATAN SENYAWA ORGANIK ASAM BENZOAT DAN BENZYL ALKOHOL     Dosen pengampu : Dr. Drs. SYAMSURIZAL , M.Si   Disusun Oleh: ERMA JOHAR   A1C118031   PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JAMBI 2020         VII.DATA PENGAMATAN PERLAKUAN TUJUAN HASIL 1. Siapkan   10 gram asam benzoat   dan ditambah 50 ml air suling dan diadu   Untuk melarutan sodium benzoat   Larutan berwarna keruh   2. Ditambahkan HCl dan terbentuk lautan berwarna putih   - Didapatkan larutan berwarna putih dan terdapat gumpalan   3. Kemudian disaring   - Didapatkan serbuk   kasar sam benzoat   4. Lalu dilakukan rekristalisasi dan d...
  LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II PERCOBAAN 7 ISOLASI SENYAWA BAHAN ALAM (ALKALOID)         Dosen pengampu : Dr. Drs. SYAMSURIZAL , M.Si   Disusun Oleh: ERMA JOHAR   A1C118031   PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JAMBI 2020           VII. DATA PENGAMATAN NO PERLAKUAN TUJUAN HASIL 1 Proses refluks : Dimasukkan 25 gram teh kedalam labu dalas datar 500 ml + 10 gram CaCO3 + 250 ml aquades dan diaduk Untuk dilakukan proses refluks - 2 Direfluks larutan selama 20 menit dan hentikan Agar larutan bercampur dengan baik - 3 Disaring dan dekantasi larutan Untuk memisahkan larutan dari padatan teh Larutan berwarna cokelat gelap 4 Didiamkan filtr...