Langsung ke konten utama

 

JURNAL PRAKTIKUM PERCOBAAN 8

KIMIA ORGANIK II

  

 


 

 

DISUSUN OLEH:

 

ERMA JOHAR

 

(A1C118031)

 

 

 

DOSEN PENGAMPU:

 

Dr. Drs. SYAMSURIZAL., M. Si.

 


 

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2020



I.Judul                        : Isolasi senyawa bahan alam (steroid dan terpenoid)

II.Hari/Tanggal         :Rabu, 25 nivember 2020

III.Tujuan                  :Adapun tujuan dilakukannya praktikum ini sebagai berikut:

                                    1.Untuk menguasai teknik-teknik isolasi bahan alam khsusunya steroid

dan terpenoid

2.Untuk mengena sifat-sifat kimia steroid dan terpenoid melalui reaksi-

reaksi pengenalan yang spesifik

IV.Landasan Teori

Senyawa terpenoid adalah senyawa polifenol yang mempunyai 15 atom karbon yang tersusun dalam konfigurasi C6-C3-C6,Yang itu dua cincin aromatik yang  an-nur kan oleh 3 atom karbon yang terdapat atau tidak dapat membentuk cincin ketiga. terpenoid adalah senyawa yang hanya mengandung karbon dan hidrogen dan oksigen yang bersifat aromatiS, sebagian terpenoid mengandung atom karbon yang jumlahnya merupakan kelipatan 5. penyelidikan kimia selanjutnya menunjukkan pula bawah sebagian terpenoid mempunyai kerangka karbon yang dibangun oleh dua atom atau lebih unit C5 yang disebut isopren, Unit-unit isoprene biasanya saling berkaitan dengan teratur di mana kepala dari unit 1 berikatan dengan ekor unit yang lain, kepala adalah merupakan ujung terdekat ke cabang metil dan ekor merupakan ujung yang lain seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut:

 

susunan kepala ke ekor disebut kaidah isopren. kaidah ini merupakan ciri khas dari sebagian terpenoid sehingga dapat dijadikan dasar penempatan struktur terpenoid. terpenoid dalam sel(Tim Kimia Organik II,2020)




Terpenoid merupakan derivat dehidrogenasi dan oksigenasi dari senyawa terpen.  t toerpen merupakan suatu Senyawa golongan  hidrokarbon yang banyak dihasilkan oleh tumbuhan dan sebagian kelompok hewan. rumus molekul terpen (C5H8)n.terpenoid disebut juga dengan isoprenoid.  Hal ini disebabkan karena kerangka karbon yang sama seperti isoprene. struktur kimia terpenoid merupakan penggabungan dari unit isoprene dapat berupa rantai terbuka atau siklik dan mengandung ikatan rangkap, gugus hidroksil karbon atau gugus fungsi lainnya. merupakan komponen penyusun awal disebut dari penentuan struktur secara sederhana yaitu dengan perbandingan atom hidrogen dan atom karbon dari suatu senyawa terpenoid yaitu 8:5  dan dengan perbandingan tersebut dapat dikatakan bahwa senyawa tersebut adalah golongan terpenoid( Robinson,2015)

 

Steroid merupakan senyawa yang memiliki kerangka dasar terpen asiklik. steroid adalah sistem 4 cincin yang tergabung. cincin ABC beranggotakan enam atom karbon, dan cicind D beranggotakan lima. steroid adalah senyawa organik lemak sterol tidak terhidrolisis dapat dihasilkan dari reaksi penurunan dari terpena atau skuvalena. Steroid merupakan kelompok senyawa yang penting dalam struktur dasar Serena jenuh dengan 17 atom karbon dan 4 cincin. senyawa termasuk turunan steroid misalnya kolesterol, progesteron, dan estrogen. pada umumnya steroid berfungsi sebagai hormon. steroid  mempunyai struktur dasar yang terdiri dari 17 atom karbon yang membentuk 3 cincin sikloheksana dari 1 cincin siklopentana.  Adapun peran sterol yaitu  dalam struktur membran, sebagai vitamin, sebagai hormon, sebagai feromon, dan pelindung tumbuhan ( Herborne,2001).

 


Steroid merupakan terpenoid lipid yang dikenal  dengan tempat cincin kerangka dasar karbon yang menyatu. berdasarkan steroid di beda atas steroid sintesis  dan  steroid alam. Steroid synthesis umumnya digunakan adalah glukovorsi kosteroid,, estrogen, metil prednisoion,squalamine dan hydrocorsone. Senyawa ini digunakan untuk pengobatan penyakit akibat kelebihan atau kekurangan hormon penyakit berbahaya ya serta penyakit lainnya seperti radang sendi dan alergi. Kerai berperan penting bagi tumbuhan dalam menjaga keseimbangan garam mengendalikan metabolisme dan meningkatkan fungsi biologis lainnya antara jenis kelamin(Nasrudin,2017).

 

Senyawa kimia alami yang terkandung di dalam tumbuhan berupa senyawa metabolit sekunder dan metabolit primer yang diperoleh melalui proses metabolisme. senyawa Metabolit sekunder terdiri dari alkaloid, terpenoid, steroid,  flavonoid.  keberadaan senyawa metabolit sekunder sangat bergantung pada jenis tumbuhan (Nurul,2017) .

 

 

V. Alat dan bahan

 

alat:

-tabung reaksi  20 buah                       -plat tetes

-erlenmeyer 250 ml                             -gelas kimia 200ml

-pipet tetes                                          -corong gelas

-lumpang                                             -gelas ukur

 

bahan:

-pereaksi dragnedrof                           -pereaksi meyer

-perekasi wagner                                 -shinoda

-kloroform                                           -etanol

-NaOH padatan                                  -iodine

-metanol                                              -brusin

-heksan                                                -Ki

 

 

VI. Prosedur

 

1.Simplisia tumbuhan 5 gr kering yang telah dirajang halus masukkan ke dalam erlenmeyer 250 ml

2.tambahkan 25 ml etanol diaduk-aduk, kemudian panaskan dia atas penangas air (jangan menggunakan api langsung akan terbakar). 

3.Setelah dipanaskan lebih kurang 10 menit, disaring dalam keadaan panas.  Filtrat diuapkan pelarutnya dengan evaporador giratorio atau dengan menggunakan penangas air, sehingga diperoleh ekstrak pekat etanol. 

4.Ekstrak pekat etanol tersebut selanjutnya ditriturasi dengan sediklit eter dan beberapa tetes larutan eter ini ditempatkan dalam 2 lobang plat tetes dan dibiarkan kering. 

5.Sclanjutnya ditambahkan 2-3 tetes anhidrida asam asetat, diaduk dan dengan hati-hati ditambahkan I tetes asam sulfat pekat dan amati perobahan warna yang terbentuk.  Timbulnya warna merah atau merah ungu yang tidak stabil.  Reaksi harus dicek dengan menambahkan hanya asam sulfat pekat pada lobang plat tetes yang satu laei, amati warna yang terjadi. 

 

Pertanyaan :

1.Bagaimana apabila kita menggunakan api langsung ? apakah proses isolasi akan gagal ?

2. Apayang menyebabkan timbulnya warna merah atau merah ungu yang tidak stabil ?

3. ketika dicek dengan asam sulfat, hasil warna apa yang seharusnya didapatkan ?

 

Komentar

  1. Nur khalishah
    No 1 . Jika di lakukan pemanasan langsung menggunakan api akan terjadi hal yang tidak di inginkan yakni akan terjadi kebakaran mengingat etanol memiliki sifat yang mudah terbakar

    BalasHapus
  2. Saya Zulia Nur Rahma (048) akan menjawab permasalahan no 3.
    Menurut saya ketika dicek menggunakan asam sulfat maka akan terlihat perubahan warna hijau yang menunjukkan adanya kandungan senyawa steroid.

    BalasHapus
  3. Baiklah saya Nurhalimah (024) akan mencoba menjawab permasalahan no 8 yaitu apa yang menyebabkan timbulnya warna merah atau merah ungu yang tidak stabil jadi menurut saya itu karena adanya senyawa steroid di dalam simplisia tersebut dimanadidasari oleh kemampuan senyawa triterpenoid dan steroid membentuk warna oleh H2SO4 dalam pelarut asam asetat anhidrid,seperti pada prosedurnya itu diteteskan anhidrida asam asetat, diaduk dan dengan hati-hati, sehingga dengan dengan demikian menandakan bahawasaan adanya kandungan steroid didalamnya. Terima kasih.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

  LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II PERCOBAAN 11 Uji Karbohidrat       Dosen pengampu : Dr. Drs. SYAMSURIZAL , M.Si   Disusun Oleh: ERMA JOHAR   A1C118031   PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JAMBI 2020         VII.DATA PENGAMATAN   Uji Mollish   NO PERLAKUAN TUJUAN HASIL 1. Dimasukkan 2 ml masing-masing sampel kedalam tabung reaksi dan ditambahkan H2SO4 melalui bibir tabung sampai terbentuk cincin ungu pada tabung reaksi Tabung 1 : Laktosa Tabung 2 : Sorbitol Tabung 3 : Sukrosa Tabung 4 : Kanji Untuk mengetahui apakah terdapat kandungan karbohidrat dari masing-masing sampel yang ditandai timbulnya warna ungu (cincin ungu) pada tabung reaksi Tabung 1 : terdapat cincin ungu di dalam tabung reaksi Tabung 2 : ...
  LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II PERCOBAAN 5 PEMBUATAN SENYAWA ORGANIK ASAM BENZOAT DAN BENZYL ALKOHOL     Dosen pengampu : Dr. Drs. SYAMSURIZAL , M.Si   Disusun Oleh: ERMA JOHAR   A1C118031   PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JAMBI 2020         VII.DATA PENGAMATAN PERLAKUAN TUJUAN HASIL 1. Siapkan   10 gram asam benzoat   dan ditambah 50 ml air suling dan diadu   Untuk melarutan sodium benzoat   Larutan berwarna keruh   2. Ditambahkan HCl dan terbentuk lautan berwarna putih   - Didapatkan larutan berwarna putih dan terdapat gumpalan   3. Kemudian disaring   - Didapatkan serbuk   kasar sam benzoat   4. Lalu dilakukan rekristalisasi dan d...
  LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II PERCOBAAN 7 ISOLASI SENYAWA BAHAN ALAM (ALKALOID)         Dosen pengampu : Dr. Drs. SYAMSURIZAL , M.Si   Disusun Oleh: ERMA JOHAR   A1C118031   PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JAMBI 2020           VII. DATA PENGAMATAN NO PERLAKUAN TUJUAN HASIL 1 Proses refluks : Dimasukkan 25 gram teh kedalam labu dalas datar 500 ml + 10 gram CaCO3 + 250 ml aquades dan diaduk Untuk dilakukan proses refluks - 2 Direfluks larutan selama 20 menit dan hentikan Agar larutan bercampur dengan baik - 3 Disaring dan dekantasi larutan Untuk memisahkan larutan dari padatan teh Larutan berwarna cokelat gelap 4 Didiamkan filtr...