LAPORAN
PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II
PERCOBAAN
5
PEMBUATAN SENYAWA ORGANIK ASAM BENZOAT DAN BENZYL ALKOHOL
Dosen
pengampu : Dr. Drs. SYAMSURIZAL , M.Si
Disusun
Oleh:
ERMA
JOHAR A1C118031
PROGRAM
STUDI PENDIDIKAN KIMIA
FAKULTAS
KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
JAMBI
2020
VII.DATA
PENGAMATAN
|
PERLAKUAN |
TUJUAN |
HASIL |
|
1.
Siapkan 10 gram asam benzoat dan ditambah 50 ml air suling dan diadu |
Untuk
melarutan sodium benzoat |
Larutan
berwarna keruh |
|
2.
Ditambahkan HCl dan terbentuk lautan berwarna putih |
- |
Didapatkan
larutan berwarna putih dan terdapat gumpalan |
|
3.
Kemudian disaring |
- |
Didapatkan
serbuk kasar sam benzoat |
|
4.
Lalu dilakukan rekristalisasi dan dipanaskan |
Untuk
mendapatkan serbuk yang lebih halus |
Terbentuknya
kristal |
|
5.
Terbentuknya kristal kemudian disaring dan dikeringkan |
- |
Didapatkan
asam benzoat 7.54 gram |
VIII.
PERHITUNGAN
IX.
PEMBAHASAN
hari
ini kita akan memabahas percobaan yaitu tentang pembuatan senyawa organik asam
benzoat dan benzil alkohol. seperti yang kita ketahui bahwa tujuan dilakukannya
praktikum kali ini yaitu untuk dapat memahami reaksi oksidasi dan reduksi
aldehid yang tidak memiliki H alfa. reaksi cannizzaro merupakan reaksi dimana
aldehida-aldehida yang tidak memiliki hidrogen alfa bereaksi dengan basa kuat
mengalami oksidasi dan reduksi secara serentak atau disproporsionasi yaitu
separuh senyawa aldehid tereduksi menghasilkan alkohol primer dan separuh lagi
teroksidasi menjadi asam karboksilat. Asam benzoat ini merupakan senyawa
organik yang berwujud padat kristal, berwarna putih, dan mempunyai bau yang
menyengat. Sedangkan benzaldehide ini merupakan senyawa aldehid yang memiliki
gugus fungsi karbonil dan dapat mengalami reaksi antara adisi nukleofilik
dengan nukleofil. Asam benzoate dan benzyl alcohol ini dapat dibuat dengan cara
menambahkan basa kuat dan juga dalam pemanasan. Pada penambahan basa kuat
terhadap kedua senyawa ini akan terjadi reaksi reduksi yang menghasilkan
senyawa alcohol dan garam karboksilat.
Pada
percobaan ini mendapatkan benzyl alcohol berdasarkan video praktikum dengan
cara 27 gram kalium padat dilarutkan dalam 25 air dan ditambahkan 29 ml
benzaldehid hasil destilasi dan saat dikocok terdapat emulsi. Setelah didiamkan
selama 10 jam terbentuk emulsi berwarna coklat. Kemudian, ditambahkan kembali
air sebanyak 110 ml dan larutan tersebut dipindahkan ke corong pisah guna untuk
di ekstraksi sebanyak 3 kali sambil dikocok kuat. Pengocokan tersebut dilakukan
dengan tujuan untuk memaksimalkan reaksi. Sedangkan ekstraksinya dilakukan
sebanyak 3 kali pengulangan guna agar filtrat atau hasil yang didapatkan
benar-benar murni atau benar-benar terpisah dari zat pengotornya. Pada saat
proses pengocokan berlangsung, sesekali kran pada corong harus dibuka agar gas
yang terdapat didalamnya bisa menguap keluar. Saat proses ekstraksi selesai dan
didiamkan selama beberapa saat, emulsi tersebut berubah warna menjadi coklat
muda dan menimbulkan bau seperti bau balon, serta larutan tersebut membentuk
dua lapisan yaitu lapisan bawah dan lapisan atas. Larutan lapisan atas kemudian
dipisahkan dengan larutan lapisan bawah guna pendestilasian. Saat larutan
lapisan atas tersebut didinginkan, dikocok dan kemudian ditambahkan dengan 5 ml
larutan jenuh bisulfat warna larutan menjadi coklat tua dan keruh. Namun saat
ditambahkan dengan natrium bisulfit warna larutan kembali pucat dan terbentuk 2
lapisan, hal tersebut menandakan bahwa larutan tersebut masih mengandung sisa
benzaldehid yang tidak digunakan dalam reaksi. Penambahan natrium bisulfit ini
benar-benar membuat larutan terpisah menjadi 2 lapisan dengan batas yang sangat
jelas, sehingga mudah dipisahkan. Kemudian, larutan hasil pemisahan tadi dicuci
dengan 10 ml Natrium karbonat (10%) dan dikeringkan dengan menggunakan 5 gr
anhidrat magnesium sulfat kemudian disaring dan didestilasi. Tujuan dicuci nya
larutan tersebut dengan natrium karbonat 10% yaitu untuk mendapatkan
larutan benzyl alcohol yang lebih murni.
Untuk
asam benzoate kami melakukan dengan cara yang berbeda yaitu siapkan 10 gram asam benzoat dan ditambah 50 ml air suling dan diaduk untuk
melarutan sodium benzoate. Ditambahkan HCl dan terbentuk lautan berwarna putih
kemudia idapatkan larutan berwarna putih dan terdapat gumpalan . Kemudian
disaring Lalu dilakukan rekristalisasi dan dipanaskan untuk mendapatkan serbuk
yang lebih halus. Terbentuknya kristal kemudian disaring dan dikeringkan. Didapatkan
asam benzoat 7.54 gram
Ada
beberaa point penting yaitu fungsi refluks adalah untuk mempercepat reaksi.
Campuran awal yang terdiri dari dua fase pada akhir proses refluk ini menjadi
satu fase yakni larutan berwarna orange kemerahan. reaksi dalam suasana basa
iniakan menyebabkan asam karboksilat yang terbentuk langsung bereaksi dengan
basa kuat OH dan membentuk garam kalium benzoate. penambahan HCl berfungsi untuk
mengikat ion kalium dari garam kalium benzoat sehingga terbentuk asam benzoat
dalam suasana asam. Air dingin dan es yang ditambahkan berguna untuk menjaga
reaksi dalam keadaan endoterm sehingga terbentuk endapan asam benzoat
X.
PERTANYAAN
1. Mengapa terbentuk 2
lapisan dalam membuat benzyl alcohol dan asam benzoate ?
2. Bagaimana apabila
tidak dilakukan refluks?
3. Apakah pengaruh dari
penambahan air es disekitar labu bulat setelah dilakukan destilasi ?
XI.
KESIMPULAN
Adapun kesimpulan
dari percobaan ini adalah sebagai berikut :
1.Pada percobaan
sintesis asam benzoate dan benzyl alcohol ini terjadi reaksi canizarro, yaitu
reaksi dimana senyawa aldehid sebagian teroksidasi dan sebagian tereduksi.
2.Pada saat penambahan
basa kuat terhadap senyawa aldehid telah terjadi reaksi reduksi yang
menghasilkan senyawa alcohol berupa benzyl alcohol dan garam karboksilat yang
berupa asam benzoate.
3.Asam benzoate dan
benzyl alcohol ini dapat disintesis dengan cara bahan benzaldehid yang
digunakan ditambahkan dengan basa kuat dan dipanaskan.
DAFTAR
PUSTAKA
Hilda. 2015. Pengaruh Pengawet Benzoate Terhadap
Kerusakan Ginjal. Jurnal Keluarga Sehat Sejahterah. Vol. 13. Medan : UNIMED
Kumala.2008. Kimia Organic Jilid II. Jakarta
: Erlangga
Nurmala.2009. Sintesis Asam Benzoate. Bandung
: ITB
Rosaini. 2016. Penetapan Kadar Natrium Benzoate
Pada Cabai Giling Halus. Jurnal Farmasi Hidea. Vol.8. No.1. Padang: UNAND
Tim Kimia Organic 2. 2020. Penuntun Praktikum
Kimia Organic II. Jambi: UNJA





2.jika tidak dilakukan refluks.refluks adalah proses pemanasan jika tidak dilakukan maka reaksi akan berjalan lebih lama.dan juga keuntungan dilakukan refluks ini pelarut yang digunakan pada reaksi tidak akan cepat menguap dan energi atau suhu pada larutan relatif konstan atau terjaga .
BalasHapusBaiklah, saya Wafiqah Alvia A1C118047 akan menjawab permasalahann no. 3
BalasHapusPengaruh dari penambahan air es disini adalah, untuk mempercepat proses terbentuknya kristal. Terimakasih
baiklah saya Dewi Mariana Elisabeth (029) akan menjawab permasalahan no 1
BalasHapusterbentuk nya 2 lapisan ini disebabkan perbedaan kepolaran dari kedua senyawa yang didapatkan sehingga kedua senyawa tersebut tidak akan bercampur
terimakasih