Langsung ke konten utama


LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II

PERCOBAAN 2

PEMBUATAN SENYAWA ORGANIK ASAM OKSALAT


 

Dosen pengampu : Dr. Drs. SYAMSURIZAL , M.Si

 

Disusun Oleh:

ERMA JOHAR  A1C118031

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2020

 

 

 

 

VII. Data pengamatan

 

perlakuan

hasil

1.     Dimasukkan 10 gr gula + 50 ml asam nitrat (68%) kedalam erlenmeyer dan diaduk

 

Larutannya keruh

 

2.     Dipanaskan diatas hotplate dengan suhu  maksimal 70 C,dan pada saat suhu 40C-50C

 

Dan pada saat suhu 40C-50C

Larutan  mulai berubah menjadi berwarna

kuning keluarnya sedikit gas NO2 berwarna coklat dan beberapa gelembung

 

3.     Semakin mendekati suhu maksimal

 

Larutan  berubah warna coklat pekat dan gas NO2 semakin banyak

 

4.     Setelah pemanasan ,hot plate dimatikan terus didiamkan selam 10 menit

 

Warna berubah menjadi kuning bening

 

5.     Larutan didalam erlenmeyer dipindahkan ke dalam gelas kimia sebanyak 30 ml

 

Larutan berwarna kuning bening

 

6.     Dinyalakan kembali hotplate + dibiarkan campuran tetap mendidih hingga larutan menajdi 15 ml

timbulnya uap

Larutan berubah warna menjadi kuning

 

7.     Ditambahkan air sebanyak 15 ml kedalam campuran larutan  dan tunggu hingga larutan tersisa 10 ml

 

Terjadi perubahan warna  menjadi  bening – kuning

 

8.     Didinginkan hingga terbentuk kristal Kemudian di filter krital yang didapat menggunakan pusat kaca/kertas  + disaring

 

Didapatkan kristal 4,8 gram asam oksalat dihidrat

 

VIII. Pembahasan

 

Asam oksalat ini merupakan asam dikarboksilat nasi yang memiliki berat molekul rendah. berwujud padat berwarna putih memiliki titik leleh dua macam, ya anhidrat dan asam oksalat anhidrat serta memiliki wujud berbentuk kristal granula atau segitiga rombik. asam oksalat memiliki struktur sebagai berikut:

 


 

dan proses reaksi didalam nya sebagai berikut:

 


 

Pada percobaan ini kami melakukan proses pembuatan senyawa sintesis asam oksalat. bahan utama dalam pembuatan asam oksalat adalah gula pasir yang mana digunakan karena memiliki berat molekul yang besar dan merupakan zat organik yang apabila ditambahkan atau direaksikan dengan asam kuat maka akan terbentuk asam oksalat, sedang oksida. di sini kami mencampurkan gula pasir dengan larutan asam nitrat sehingga persamaannya sebagai berikut:

 

C6H2O6 + 12 HNO3 è 3 C2H2O4.2H2O + 3H2O + 3NO + 9NO2

 

ketika asam nitrat dicampur kan pada gula maka molekul pada gula akan pecah menjadi asam oksalat dengan berat molekul dan bentuknya akan lebih sederhana.

 

Setelah hno3 dicampur kan ke dalam gula pasir Kemudian campurkan ini dipanaskan yang mana tujuan dari pemanasan ini untuk mempercepat pelarutan gula pasir dalam larutan hno3. beberapa larut mengalami  perubahan warna menjadi kuning kecoklatan dan lama-kelamaan berwarna coklat kemerahan dan juga timbulnya rasa coklat berbau menyengat. asap ini dikeluarkan dari labu yang mana asap tersebut merupakan gas dari NO2+  yang dihasilkan dari campuran yang dipanaskan. gas NO2 ini bersifat karsinogenik karena itu sebaiknya melakukan percobaan di luar ruangan dan juga diuapkan di lemari asam. di sini kami menggunakan suhu normal yang mana hal ini akan mengakibatkan gula pasir itu tidak dapat larut dengan cepat. untuk maka dilakukan pemanasan sampai mendidih. setelah pemanasan labu diletakkan di atas balok kayu selama kurang lebih 15 menit saja. hal ini  dilakukan dengan tujuan melanjutkan reaksi tanpa pemanasan karena apabila pemanasan tetap dilanjutkan maka akan menyebabkan tidak terbentuknya asam oksalat  yang disebabkan oleh rusaknya struktur asam oksalat akibat pemanasan.  akhirnya senyawa asam oksalat yang didinginkan itu tidak terbentuk.

 

Setelah Dilakukan Reaksi tanpa pemanasan, Hasil reaksi dituangkan kedalam gelas piala Yang mana warna larutannya adalah kuning kecoklatan. Kemudian dilanjutkan lah pemanasan an3 larutannya mencapai 20 ml.  Setelah itu didinginkan dan direndam di dalam air es.

 

Beberapa faktor yang mempengaruhi pembuatan asam oksalat yaitu:

1. waktu pemanasan

semakin lama waktu pemanasan maka akan memperbesar kesempatan zat-zat pereaksi bersentuhan dan mengakibatkan asam oksalat yang diperoleh relatif banyak.

2.  suhu

suhu berpengaruh pada konstanta kecepatan reaksi pada suhu tinggi

3.  volume pelarut 

volume  pelarut yang semakin banyak akan memperluas gerakan-gerakan molekul yang ada ada sehingga hasil yang diharapkan semakin banyak.

 

Mekanisme  lengan yang pada  pembuatan asam  oksalat sebagai  berikut:

 

 

 

 

IX. PERTANYAAN

1.bagaimana cara agar gula pasir tersebut cepat larut?

2. Pada hasil pendinginan , mengapa ada Kristal oksalat yang terkontaminasi ?

3. Apa pengaruh pemanasan berkali-kali dengan hasil Kristal asam oksalat?

 

X. KESIMPULAN

 

Adapun kesimpulan yang didapatkan dalam percobaan ini adalah :

1.Aspirin merupakan salisilat ester yang dapat dibuat dengan menggunakan asam asetat yaitu yang memiliki gugus COOH dan asam salisila yangt memiliki gugus OH.

2.Penambahan asam sulfat pekat pada pembuatan aspirin ini berfungsi sebagai katalisator sehingga asam sulfat tersebut berfungsi untuk mempercepat terjadinya reaksi.

3.Aspirin bersifat analgesik yang efektif sebagai penawar rasa nyeri, selain itu juga merupakan zat anti-inflamasi untuk mengurangi rasa sakit pada cidera ringan.

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Affandi.2015.Studi Kajian Pembuatan Asam Oksalat Dengan Variasi Kecepatan Pengadukan Dan Lama Waktu Pengadukan Dari Bahan Dasar Ampas Tebu. Jurnal Fteknik Vol. 3 No. 1. Pekanbaru: Kampus Binawidya

Asip. 2015. Pengaruh Konsentrasi Naoh Dan Waktu Peleburan Pada Pembuatan Asam Okslaat Dari Ampas Tebu. Jurnal Teknik Kimia Vol. 21 No. 3. Palembang : UNSRI

Gusnidar. 2008. Kimia Organic. Jakarta : Erlangga

Haryani. 2010. Sitesis Senyawa Organic. Bandung: ITB

Poedjiodi.2010. Dasar-Dasar Biokimia. Jakarta: UI 

Komentar

  1. Baiklah saya Nurhalimah (024) akan menjawab permasalahan no 1 yaitu bagaimana cara agar gula pasir tersebut cepat larut? Baiklah menurut saya cara agar gula pasir dapat cepat larut dengan mengguankan pemanasan dan juga pengadukan yg consistent , tapi sebelum itu tentunya ada pelarut yang ditambahkan seperti pada percobaan ini yaitu dengan menambahkan HNO3 dimana dengan Adanya pelarut, pemanasan, pengadukan maka partikel gula akan mengecil sehingga gula semakin cepat larut.

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Wisliana A1C118060)

    3. Pengaruh dilakukannya pemanasan berulang kali ialah mendapatkan kristal asam oksalat yang benar benar murni sehingga ketika dipanaskan berulang kali maka gas NO2 yang dikeluarkan sudah tidak berwarna coklat lagi.

    BalasHapus
  4. Saya Zulia Nur Rahma (048) akan menjawab permasalahan no 2
    Menurut saya ada kristal yang terkontaminasi karena disebabkan oleh pada saat memasukkan katalisnya tidak dilakukan pada lemari asam ataupun tidak menggunakan alat-alat pratikum yang bersih, sehingga masih ada sisa zat lain.
    Terimakasih

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

  LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II PERCOBAAN 11 Uji Karbohidrat       Dosen pengampu : Dr. Drs. SYAMSURIZAL , M.Si   Disusun Oleh: ERMA JOHAR   A1C118031   PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JAMBI 2020         VII.DATA PENGAMATAN   Uji Mollish   NO PERLAKUAN TUJUAN HASIL 1. Dimasukkan 2 ml masing-masing sampel kedalam tabung reaksi dan ditambahkan H2SO4 melalui bibir tabung sampai terbentuk cincin ungu pada tabung reaksi Tabung 1 : Laktosa Tabung 2 : Sorbitol Tabung 3 : Sukrosa Tabung 4 : Kanji Untuk mengetahui apakah terdapat kandungan karbohidrat dari masing-masing sampel yang ditandai timbulnya warna ungu (cincin ungu) pada tabung reaksi Tabung 1 : terdapat cincin ungu di dalam tabung reaksi Tabung 2 : ...
  LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II PERCOBAAN 5 PEMBUATAN SENYAWA ORGANIK ASAM BENZOAT DAN BENZYL ALKOHOL     Dosen pengampu : Dr. Drs. SYAMSURIZAL , M.Si   Disusun Oleh: ERMA JOHAR   A1C118031   PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JAMBI 2020         VII.DATA PENGAMATAN PERLAKUAN TUJUAN HASIL 1. Siapkan   10 gram asam benzoat   dan ditambah 50 ml air suling dan diadu   Untuk melarutan sodium benzoat   Larutan berwarna keruh   2. Ditambahkan HCl dan terbentuk lautan berwarna putih   - Didapatkan larutan berwarna putih dan terdapat gumpalan   3. Kemudian disaring   - Didapatkan serbuk   kasar sam benzoat   4. Lalu dilakukan rekristalisasi dan d...
  LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II PERCOBAAN 7 ISOLASI SENYAWA BAHAN ALAM (ALKALOID)         Dosen pengampu : Dr. Drs. SYAMSURIZAL , M.Si   Disusun Oleh: ERMA JOHAR   A1C118031   PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JAMBI 2020           VII. DATA PENGAMATAN NO PERLAKUAN TUJUAN HASIL 1 Proses refluks : Dimasukkan 25 gram teh kedalam labu dalas datar 500 ml + 10 gram CaCO3 + 250 ml aquades dan diaduk Untuk dilakukan proses refluks - 2 Direfluks larutan selama 20 menit dan hentikan Agar larutan bercampur dengan baik - 3 Disaring dan dekantasi larutan Untuk memisahkan larutan dari padatan teh Larutan berwarna cokelat gelap 4 Didiamkan filtr...