Langsung ke konten utama

 

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK III

 

PERCOBAAN 3

“PEMBUATAN SENYAWA SINTESIS ORGANIK ASAM ASETIL SALISILAT”

 

 


 

DISUSUN OLEH:

 

ERMA JOHAR

 

(A1C118031)

 

  

DOSEN PENGAMPU:

 

Dr. Drs. SYAMSURIZAL., M. Si.

 

 

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2020

 

 

 

 

VII.Data Pengamatan

No

Perlakuan

Tujuan

Pengamatan

1

Dimasukan asam salisilat 5 gram kedalam labu,lalu di tambahkan larutan asam asetat 1:1(20 ml air:20 ml asam asetat ).kemudian di tambahkan asam sulfat pekat sebayak 1 ml (20 tetes)

Penambahan asam sulfat sebagai katalisator

Dihasilkan warna larutan putih keruh

2

Kemudian larutan tersebut direfluks sampai terjadi perubahan warna

Dilakukan refliks bertujuan menyempurnakan hasil reaksi

Terjadi perubahan warna larutan dari putih keruh menjadi warna bening

 

VIII.Pembahasan

        Pada praktikum percobaan 3 , kami melakukan dilaboratorium dengan materi berjudul sintesis asam asetilsalisilat (aspirin) dari asam salisilat. Aspirin atau asam asetil salisilat merupakan senyawa turunan asam salisilat. Aspirin ini mempunyai sifat antipiretik dan juga analgesik Kenapa begitu karena merupakan kelompok senyawa glikosida. Aspirin merupakan salisilat ester yang dapat dibuat dengan menggunakan asam asetat yaitu yang memiliki gugus COOH dan asam salisila yangt memiliki gugus OH.

 

          Aspirin dalam percobaan ini dibuat yaitu dengan dimasukkan 5 gram asam salisilat kedalam labu , kemudian dicampurkan asam asetat (20 ml air:20 ml asam asetat) dan juga 20 tetes H2SO4 pekat.

 

 

 


 

 

 Asam salisilat pada sintesis aspirin ini berfungsi sebagai alkohol yang reaksinya akan berlangsung pada gugus hidroksi. Pada saat asam salisilat dan asam asetat yang kemudian ditetesi H2SO4  dicampur kan dan dipanaskan selama 15 menit, mendapatkan hasil larutan yang berwarna putih keruh. Putih keruh disini menandakan bahwa reaksinya reversible. Penambahan asam sulfat pekat pada larutan yaitu H2SO4 berfungsi sebagai katalisator sehingga asam sulfat tersebut berfungsi untuk mempercepat terjadinya sintesis dengan cara menurunkan energi aktivasi sehingga Energi yang diperlukan dalam sintesis sedikit jadi reaksinya akan berjalan lebih cepat.

 

Pada langkah kedua kami melakukan refluks untuk menyempurnakan reaksi. Refluks disini kami melakukan pemanasan dengan menggunakan mantel dan menggunakan air dingin dalam proses refluks disini. proses pemanasan pada bahan yang tadi itu dapat mempercepat gerak dari molekul dalam larutan sehingga akan dapat mempercepat terjadinya laju reaksi. Dan juga menggunakan batu didih selama proses pemanasan.

 

Ketika awalnya warna nya berwarna putih keruh dan setelah di refluks berwarna bening , menandakan bahwa praktikum ini berhasil dan termasuk reaksi reversible. praktikum ini hanya terhenti di refluks karena dari hasil refluks menandakan bahwa praktikuk berhasil dan telah selesai. Kami disini tidak menggunakan piridin , namun kami menggantikan dengan asam asetat.

 

IX. PERTANYAAN

1.Mengapa pada proses pemanasan menggunakan batu didih?

2. Bagaimana apabila refluks tersebut tidak menggunakan air dingin?

3. mengapa piridin bisa digantikan oleh aam asetat pada proses pencampuran senyawa?

 

X. KESIMPULAN

Adapun kesimpulan yang didapatkan dalam percobaan ini adalah :

1.Aspirin merupakan salisilat ester yang dapat dibuat dengan menggunakan asam asetat yaitu yang memiliki gugus COOH dan asam salisila yangt memiliki gugus OH.

2.Penambahan asam sulfat pekat pada pembuatan aspirin ini berfungsi sebagai katalisator sehingga asam sulfat tersebut berfungsi untuk mempercepat terjadinya reaksi.

3.Aspirin bersifat analgesik yang efektif sebagai penawar rasa nyeri, selain itu juga merupakan zat anti-inflamasi untuk mengurangi rasa sakit pada cidera ringan.

 

Daftar Pustaka:

Fessenden.1990.Kimia organic jilid 2. Jakarta:erlangga

Grace.2008. kimia organic edisi 6. Jakarta: Universitas Sutan Agung

Kristian. 2008. asam salisilat dari phenol. Banten : Universitas Sultan Agung Tirtayasa.

Ningsih. 2014. optimasi nanokapsul aspirin yang terlarut ketosan gom guas yang dipaut silang dengan natrium tripolfosfat vol. 2 no.4. Semarang: UNNES

Tamayanti.2016. uji aktivasi analgesic asam 2-3-klorometil benzoate dan asam 2-4 kloro metil benzolloksi benzoate pada tikus wistar jatan dengan metode piantar. jurnal farmasi dan komunitas.Vol.13, No.1 . Surabaya: Universitas katolik widya mandala.

Fe

Komentar

  1. Baiklah saya Khusnul Khotimah (039) akan mencoba menjawab permasalahan no.1. Fungsi digunakannya batu didih pada pemanasahan ini yakni agar pada proses pemanasan ini dapat dilakukan secara maksimal dan untuk meratakan panas sehingga panasnya menjadi homogen pada seluruh bagian larutan dan untuk menghindari titik lewat didih,
    Terimakasih :)

    BalasHapus
  2. Saya Dewi Mariana Elisabeth Lubis Nim 029 ingin menjawab permasalahan no 3
    Piridin digunakan sebagai pengganti asam asetat karena asam asetat ini mampu bereaksi dengan asam salisilat membentuk aspirin namun dengan bantuan katalis asam
    Terimakasih

    BalasHapus
  3. saya Denora Situmorang (056) akan mencoba menjawab pertanyaan no 2, pembentukan aspirin sulit terbentuk, karena dengan adanya air dingin tersebutlah pembentukan dari asam asetil salisilat tersebut dapat terbentuk dnegan baik. terimakasih

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

  LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II PERCOBAAN 11 Uji Karbohidrat       Dosen pengampu : Dr. Drs. SYAMSURIZAL , M.Si   Disusun Oleh: ERMA JOHAR   A1C118031   PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JAMBI 2020         VII.DATA PENGAMATAN   Uji Mollish   NO PERLAKUAN TUJUAN HASIL 1. Dimasukkan 2 ml masing-masing sampel kedalam tabung reaksi dan ditambahkan H2SO4 melalui bibir tabung sampai terbentuk cincin ungu pada tabung reaksi Tabung 1 : Laktosa Tabung 2 : Sorbitol Tabung 3 : Sukrosa Tabung 4 : Kanji Untuk mengetahui apakah terdapat kandungan karbohidrat dari masing-masing sampel yang ditandai timbulnya warna ungu (cincin ungu) pada tabung reaksi Tabung 1 : terdapat cincin ungu di dalam tabung reaksi Tabung 2 : ...
  LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II PERCOBAAN 5 PEMBUATAN SENYAWA ORGANIK ASAM BENZOAT DAN BENZYL ALKOHOL     Dosen pengampu : Dr. Drs. SYAMSURIZAL , M.Si   Disusun Oleh: ERMA JOHAR   A1C118031   PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JAMBI 2020         VII.DATA PENGAMATAN PERLAKUAN TUJUAN HASIL 1. Siapkan   10 gram asam benzoat   dan ditambah 50 ml air suling dan diadu   Untuk melarutan sodium benzoat   Larutan berwarna keruh   2. Ditambahkan HCl dan terbentuk lautan berwarna putih   - Didapatkan larutan berwarna putih dan terdapat gumpalan   3. Kemudian disaring   - Didapatkan serbuk   kasar sam benzoat   4. Lalu dilakukan rekristalisasi dan d...
  LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II PERCOBAAN 7 ISOLASI SENYAWA BAHAN ALAM (ALKALOID)         Dosen pengampu : Dr. Drs. SYAMSURIZAL , M.Si   Disusun Oleh: ERMA JOHAR   A1C118031   PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JAMBI 2020           VII. DATA PENGAMATAN NO PERLAKUAN TUJUAN HASIL 1 Proses refluks : Dimasukkan 25 gram teh kedalam labu dalas datar 500 ml + 10 gram CaCO3 + 250 ml aquades dan diaduk Untuk dilakukan proses refluks - 2 Direfluks larutan selama 20 menit dan hentikan Agar larutan bercampur dengan baik - 3 Disaring dan dekantasi larutan Untuk memisahkan larutan dari padatan teh Larutan berwarna cokelat gelap 4 Didiamkan filtr...